rss

30 Januari 2011

Tiga Warga Palestina Syahid


Tiga warga Gaza gugur syahid akibat serangan brutal militer Rezim Zionis Israel di utara Jalur Gaza. Sebagaimana dilansir AFP mengutip sumber-sumber medis Palestina menyebut tiga orang warga Gaza gugur syahid dan sejumlah lainnya cedera akibat serangan udara Israel di daerah Sheikh Zaid.
Militer Israel dalam babak baru serangan mereka ke Jalur Gaza setelah Dewan Keamanan PBB meratifikasi Resolusi 1860 soal gencatan senjata segera, sejak Kamis malam (8/01) hingga hari Jumat (9/01) menembaki daerah-daerah di Jabalia dan Beit Hanun di utara, Syujaiyah di pusat dan Khan Younis dan Rafah di selatan Jalur Gaza yang menyebabkan 25 warga Palestina gugur syahid dan sejumlah lainnya cedera.

Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa dalam serangan 14 hari militer Israel ke Jalur Gaza sekitar 800 warga Palestina gugur syahid dan sekitar 3.300 lainnya cedera. Dari jumlah yang tewas itu 230 orang berasal dari anak-anak dan 91 lainnya adalah wanita.

Dalam baku tembak terbaru hari Jumat antara militer Israel dan Brigade Syahid Ezzeddin Qassam, sayap militer Hamas di Beit Lahiya, utara Jalur Gaza 8 tentara Israel tewas dan hingga kini tentara Israel yang tewas mencapai 33 orang. Militer Israel hari Jumat mengakui tewasnya seorang perwira militernya di utara Gaza. Sementara militer rezim ini juga mengabarkan 7 orang tentaranya cedera terkena serangan mortir para pejuang Palestina di Palestina pendudukan. Para pejuang Palestina hari Jumat juga menembakkan puluhan roketnya ke distrik-distrik permukiman zionis. Rezim Zionis Israel hingga kini terus melakukan sensor berita ketat demi mencegah dipublikasikannya operasi-operasi para pejuang Palestina.

Berita terbaru dari Gaza menyebut para pemuda pemberani Palestina tengah membela dan mengusir para agresor dari Gaza. Berdasarkan laporan-laporan, para pejuang Palestina meletakkan ranjau di jalur perjalanan tentara zionis yang mengakibatkan hancurnya sejumlah tank dan mampu menahan majunya serangan militer Israel ke dalam Gaza.

0 komentar:


Poskan Komentar